GITARIS TERBAIK SEPANJANG ZAMAN
oleh: D. Rush
Gitar pertama kali ditemukan di sekitar India dan Asia Tengah sebagai instrumen musik yang bernama sitar, 2000-1500 sebelum masehi. Asal usul nama gitar sendiri berasal dari Spanyol guitarra yang diturunkan dari bahasa Latin chitara dan sesungguhnya berasal dari Persia sihtar atau di India dikenal dengan nama sitar. Bentuk gitar ini pada awalnya terbuat dari kayu, mempunyai neck yang panjang, bagian punggung dan depan yang rata, dan kadang berbentuk melengkung. Gitar ini pertama kali dibawa orang Romawi sekitar abad ke-40 sebelum masehi ke Spanyol. Di negeri Spanyol inilah instrumen gitar mulai berkembang dan digemari sejak abad ke-16 masehi dari instrumen di zaman Renaisans sampai menjadi instrumen modern yang kita kenal saat ini dengan body gitar yang berlubang atau yang lebih dikenal dengan gitar Spanyol.
Gitar adalah instrumen yang mempunyai banyak sekali bentuk mulai dari senar enam, tujuh, delapan,
sepuluh, sampai dua betas senar. Dari bentuk klasik, mandolin, sampai gitar listrik. Gitar listrik ini sendiri muncul sejak tahun 1930-an saat muncul zaman big band yang memainkan orkestrasi jazz. Dengan adanya brass section, maka suara gitar tenggelam dengan instrumen tiup lainnya yang begitu keras memekakan telinga. Oleh karena itu, gitar membutuhkan amplifier untuk memperkeras suaranya. Kemudian muncul lah beberapa orang yang bereksperimen menciptakan instrumen gitar listrik ini. Pertama kali Rickenbacker menciptakan gitar steel yang dinamai "frying pan" di tahun 1931. Di pabriknya yang bernama Epiphone, Les Paul mencoba menambahkan pick up pada gitar bolong dari Swedia yang akhirnya model ini dibeli oleh Gibson pada tahun 1940-an. Leo Fender juga tidak mau ketinggalan untuk mendesain gitar listrik yang lebih canggih. Dia adalah orang pertama yang mampu mengkomersilkan gitar listrik dengan solid body dan satu pick up yang dinamakan "Esquire". Gitar listrik dengan dua pick up dinamainya sebagai "Telecaster" yang sampai saat ini masih menjadi gitar paling favorit hampir semua gitaris. Gitaris yang pertama kali mempopulerkan gitar listrik ini adalah Charlie Christian yang pengaruhnya cukup besar dirasakan oleh para gitaris jazz sampai sekarang.
Sejak saat itu, gitar telah menjadi instrumen dari ekspresi jiwa manusia yang paling fleksibel. Tidak ada instrumen yang mempunyai jangkauan karakterjiwa yang lebih lugs seperti gitar. Dari gitaris klasik yang abadi sampai gitaris thrasher yang cadas dan tidak ada salah satu jenis musik yang tidak dipengaruhi oleh panclangan gila dari senar enam atau tujuh ini. Sejak Charlie Christian
mempopulerkan gitar listrik ini, maka sejak saat itu pula muncul banyak sekali gitaris hebat dari berbagai macam jenis musik clan aliran, sehingga kita akan terlalu sulit untuk menentukan siapa gitaris terhebat di dunia. Salah satu caranya adalah mungkin kita akan membandingkannya dengan menggunakan referensi "kecepatan melawan perasaan".
Menurut saya, ada empat kecenderungan yang dimiliki para dewa gitar ini. Pertama, mereka ingin menunjukan kepada dunia bahwa mereka adalah gitaris tercepat yang tidak ada seorangpun yang mampu menandinginya. Para dewa gitar yang termasuk golongan ini adalah Yngwie Malmsteen, Kirk Hammett, Dimebag Darrell, Randy Rhoads, atau Al Di Meola. Kedua, mereka ingin menciptakan sebuah komposisi musik yang indah, harmonic, dramatis, artistik, penuh emosional, clan megah seperti David Gilmour, Bryan May, Alex Lifeson, Eric Clapton, Keith Richards, Joe Satriani, Steve Ray Vaughan, atau Slash. Ketiga, mereka ingin menunjukan skill yang tinggi, kejeniusan yang tiada tandingannya, dan kemampuan tehnik gitar yang kompleks dan kaya seperti Jimi Hendrix, Steve Howe, Richie Blackmore, Jimmy Page, Eddie Van Halen, John McLaughlin, atau Tony lommi, Dan yang terakhir, mereka ingin menciptakan bunyi yang aneh, janggal, acing, absurd, clan belum pernah ada gitaris yang melakukan sebelumnya seperti Jeff Beck, Steve Vai, Tom Morello, James Munky, clan Brian Head.
Oleh karena itu, mulai sekarang sebelum kita meneliti seluruh daftar para dewa gitar dunia, biarkan saya menjelaskan apa yang menentukan pilihan saya ini. Sementara kemampuan teknis itu sangat penting,
pengaruh dari dewa-dewa gitar dunia ini kepada para gitaris yang lainnya adalah yang paling utama. Saya juga memperhitungkan gitaris yang masih relevan di dunia musik saat ini clan kontribusinya bagi perkembangan musik, terutama bagi musik rock. Saya sengaja tidak memasukan para dewa gitar dari aliran jazz, blues, atau musik lainnya karena akan terlalu panjang dan sangat kompleks untuk membagi dan membatasi kategorinya. Saya juga tidak akan memberikan urutan hirarkis 100 gitaris terhebat di dunia seperti yang dilakukan majalah Rolling Stones karena urutan ini banyak menimbulVan kontroversi dan mendapat kecaman keras dari para kritikus musik. Saya lebih memilih kategori yang dibuat oleh majalah Guitar World di dalam menggolongkan para dewa gitar ini. Mungkin banyak dari pembaca tidak akan setuju dengan seleksi yang saya buat tidak menyebutkan gitaris favorit pembaca seperti John Petrucci, Paul Gilbert, Carlos Santana, dan Nuno Bettencourt, tapi saya sangat berharap bahwa buku dewa-dewa gitar akan membuka cakrawala barn dalam menentukan gitaris terbaik sesungguhnya.
DEWA-DEWA HARD ROCK
Tony lommi
"Aku mencoba segala bunyi yang lebih keras."
-Tony lommi
Tony lommi terlahir...
Tidak ada komentar:
Posting Komentar